Polres Lubuk Linggau Gelar Gerakan Tanam Padi Serentak, Mitigasi Risiko Krisis Pangan Global 

News

LUBUK LINGGAU wantaranews.com– Pemerintah Kota Lubuk Linggau bersama Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau dan unsur Forkopimda mengambil langkah taktis dalam memitigasi risiko krisis pangan global dengan menggelar Gerakan Tanam Padi Serentak, Selasa (19/05/2026). Aksi nyata yang dipusatkan di kawasan persawahan Jalan Kerto Mas, Kelurahan Karang Ketuan, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II ini, dibidik sebagai strategi krusial daerah dalam menghadapi tantangan anomali cuaca fenomena El Niño yang diprediksi melanda sepanjang tahun 2026.

 

Langkah mitigasi hulu ini menjadi sangat vital guna mengamankan sekaligus memastikan target produksi padi domestik di wilayah Kota Lubuk Linggau tetap berada pada grafik yang stabil.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Lubuk Linggau H. Rustam Effendi, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Emra Endi Kusuma, Kepala Dinas Pertanian Hj. Dwi Eri Yanti, serta jajaran unsur pimpinan daerah lainnya. Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru turut memantau jalannya kegiatan secara daring melalui sektor virtual, seraya memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Kota Lubuk Linggau dalam mempertahankan dan mengoptimalkan sektor agraris di tengah dinamika perkembangan kawasan perkotaan.

 

Sinergi Kamtibmas dan Kesejahteraan Petani

 

Polres Lubuk Linggau menaruh perhatian penuh pada program nasional ini dengan menerjunkan langsung Kasat Binmas AKP Nyoman Sutrisno beserta jajaran personel Sat Binmas di garis depan. Kehadiran fungsi pembinaan masyarakat ini bukan sekadar menghadiri seremonial, melainkan menjadi representasi komitmen institusi Polri dalam mengawal stabilitas ekonomi masyarakat dari sektor fundamental, yaitu kedaulatan pangan.

 

Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Binmas AKP Nyoman Sutrisno menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar pendukung utama bagi terciptanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Jika kebutuhan pangan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik, maka potensi kerawanan sosial di tengah fluktuasi ekonomi dapat ditekan secara signifikan.

 

Regulasi Protektif Terhadap Lahan Produktif

 

Gerakan tanam serentak ini juga menjadi momentum refleksi bersama akan pentingnya perlindungan terhadap lahan pertanian produktif melalui penguatan regulasi lokal. Di tengah laju modernisasi kota, komitmen Forkopimda untuk menjaga luasan sawah lestari menjadi kunci agar keberlanjutan pasokan pangan di Bumi Sebiduk Semare tidak tergerus oleh alih fungsi lahan.

 

Melalui pendekatan yang humanis dan partisipatif, Sat Binmas Polres Lubuk Linggau bersama penyuluh pertanian terus membangun komunikasi intensif dengan kelompok tani setempat. Hal ini guna menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pola tanam yang adaptif terhadap perubahan iklim serta pemanfaatan teknologi pertanian modern.

 

Antusiasme dan sinergi yang ditunjukkan oleh masyarakat, pemerintah daerah, dan kepolisian dalam kegiatan ini merefleksikan optimisme bersama bahwa melalui persiapan yang matang dan kolaboratif, Kota Lubuk Linggau mampu swasembada secara mandiri dan tetap tangguh di tengah ancaman dampak El Niño 2026.

 

 

Layanan Kepolisian Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

*”KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”*.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *