Pemdes Boda Boda Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2027

News Pemerintahan

Wantaranews.com – Mamuju

Pemerintah Desa Boda Boda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Boda Boda dan dihadiri oleh Camat Papalang Ratna Wati Ali, Kepala Desa Boda Boda Ashardi beserta seluruh perangkat desa, pendamping desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama anggota, para kepala dusun, Karang Taruna, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta perwakilan perempuan. Kamis 13 Agustus 2026.

Musyawarah desa ini menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan desa secara partisipatif. Melalui forum tersebut, pemerintah desa bersama masyarakat dan unsur terkait membahas berbagai usulan serta kebutuhan pembangunan yang akan menjadi bahan penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2027.

Dalam sambutannya, Camat Papalang Ratna Wati Ali menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Boda Boda atas pelaksanaan musyawarah desa tersebut. Ia juga mengajak seluruh unsur yang hadir untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan meningkatkan partisipasi dalam pembangunan desa.

“Musyawarah seperti ini sangat penting karena pembangunan desa harus dilaksanakan secara bersama-sama dan berdasarkan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Papalang juga menyampaikan informasi terkait wacana pemekaran Kabupaten Mamuju. Ia menyebutkan bahwa dalam rencana tersebut, Kecamatan Papalang nantinya akan menjadi ibu kota kabupaten hasil pemekaran.

Sementara itu, Kepala Desa Boda Boda, Ashardi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Camat Papalang, BPD, pendamping desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam Musyawarah Desa.

Ia menegaskan bahwa penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2027 harus dilakukan secara terbuka, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, setiap usulan yang disampaikan dalam musyawarah akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah desa dalam menentukan program dan kegiatan prioritas untuk tahun 2027, dengan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran dan ketentuan peraturan yang berlaku.

“Harapan kami, melalui musyawarah ini dapat lahir program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga Desa Boda Boda,” kata Ashardi.

Musyawarah kemudian dilanjutkan dengan penyampaian berbagai usulan dan aspirasi dari peserta. Seluruh masukan tersebut dibahas bersama untuk menentukan skala prioritas pembangunan yang akan dituangkan dalam RKP Desa Tahun Anggaran 2027.

Dengan terlaksananya Musyawarah Desa ini, Pemerintah Desa Boda Boda berharap proses perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat berjalan secara partisipatif, transparan, dan tepat sasaran, serta mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat. ( ty ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *