TPK Sampaga Kembangkan Ternak Ayam Petelur. Tahun 2026

Ekonomi & Bisnis News

Wantaranews.com – Mamuju

Tim penggerak Kegiatan ( TPK ) Desa Sampaga kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, terus berinovasi dalam mendukung ketahanan pangan desa melalui pengembangan usaha ternak ayam petelur. Program ini menjadi salah satu langkah strategis desa dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan berkelanjutan.

Pengelolaan ternak ayam petelur difokuskan pada sistem budidaya yang sehat dan produktif, dengan memanfaatkan potensi lokal desa. Selain menghasilkan sumber protein hewani bagi masyarakat, usaha ini juga memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik untuk sektor pertanian desa. Jumat 23 / 01 / 2026.

Menurut kepala Desa Sampaga, Agus Salim saat di temui wartawan media ini menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pemanfaatan dana desa yang difokuskan pada sektor produktif. “Melalui dana ketahanan pangan, kami berharap masyarakat dapat memiliki usaha berkelanjutan yang mampu meningkatkan pendapatan dan menyediakan sumber pangan,” ujarnya.

Saat ini, ternak ayam petelur yang dikelola oleh tim pelaksana kegiatan (TPK) sebanyak 500 ekor yang di perkirakan dapat menghasilkan telur sekitar 400 sampai 430 butir perhari yang dapat dipasarkan di lingkungan sekitar desa dan pasar lokal.

Nantinya hasil penjualan telur digunakan untuk pengembangan usaha bagi masyarakat Desa Sampaga, masyarakat desa sampaga menyambut baik program ini karena selain membantu kebutuhan pangan, juga membuka peluang kerja dan usaha baru. Pemerintah desa berharap usaha ternak ayam petelur ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh pemanfaatan dana ketahanan pangan yang tepat sasaran.

Lanjut kepala desa Sampaga Desa Sampaga menyampaikan bahwa peternakan ayam petelur diharapkan mampu menciptakan usaha yang saling mendukung. Ternak ayam petelur tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga menunjang pertanian melalui pupuk alami, sehingga hasil pertanian lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar. Agus Salim.

Program ini juga membuka peluang kerja bagi warga desa serta mendorong partisipasi aktif kelompok untuk beternak ayam petelur. Pemerintah Desa Sampaga mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dengan pengembangan ternak ayam petelur ini maka Desa Sampaga optimistis mampu menjadi motor penggerak ekonomi
desa sekaligus contoh pengelolaan usaha desa berbasis potensi lokal. @ TY 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *