Musi Rawas wantaranews.com -Di bawah terik matahari Kabupaten Musi Rawas, pengabdian Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga merawat napas dan asa masyarakatnya.
Pada Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di Mapolsek Jayaloka, Kelurahan Marga Tunggal, jajaran Polres Musi Rawas melalui Polsek Jayaloka bersama Tim Urdokkes menggelar aksi nyata bertajuk Bakti Kesehatan Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran negara yang humanis, merangkul masyarakat secara langsung di tengah kerentanan ancaman asap Karhutla.
Merawat Kesehatan, Menjaga Kesadaran
Sejak pukul 09.00 WIB, suasana Mapolsek Jayaloka dipadati oleh warga—mulai dari para petani, lansia, hingga anak-anak—yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan gratis. Sebanyak 75 orang warga bersama personel Polsek Jayaloka mendapatkan layanan pemeriksaan menyeluruh, meliputi:
Pengecekan tekanan darah dan konsultasi medis langsung.
Pemeriksaan kesehatan saluran pernapasan (ISPA).
Pengecekan kadar gula darah dan asam urat.
Sebagai langkah preventif
menghadapi ancaman paparan kabut asap, tim medis turut mendistribusikan masker serta vitamin dan suplemen penambah daya tahan tubuh kepada masyarakat.
Pendekatan Humanis untuk Bumi Musi Rawas yang Hijau
Lebih dari sekadar pemeriksaan medis, kegiatan ini memadukan misi kesehatan dengan edukasi kamtibmas. Melalui pendekatan yang hangat dan persuasif, jajaran kepolisian bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat menyampaikan sosialisasi mendalam mengenai bahaya kesehatan akibat Karhutla, sekaligus penyuluhan hukum mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla tidak boleh hanya bertumpu pada aspek penindakan, melainkan harus dimulai dari kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.
“Kegiatan Bakti Kesehatan ini merupakan langkah konkret dan humanis Polres Musi Rawas dalam mengantisipasi serta memitigasi dampak bencana Karhutla terhadap kesehatan masyarakat. Melalui pendekatan pelayanan kesehatan seperti ini, kami ingin merangkul warga sekaligus menyampaikan pesan bahwa menjaga kelestarian lingkungan dan tidak membakar lahan adalah bentuk perlindungan kita bersama terhadap masa depan generasi penerus,” ujar Kapolres Musi Rawas.
Beliau juga menambahkan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar wilayah Musi Rawas senantiasa terjaga dari ancaman bencana asap.
“Koordinasi dan edukasi secara berkelanjutan bersama instansi terkait serta seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama untuk menjaga wilayah hukum Polres Musi Rawas tetap aman, sehat, dan bebas dari titik api (zero
hotspot),” pungkasnya.(Leo)

