Dukung Wajib Belajar 13 Tahun, Pemkab Labuhanbatu Gontorkan 5.000 Beasiswa PAUD dan 50 Beasiswa Guru

Pemerintahan

Labuhanbatu, Wantaranews.com-Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi pendidikan sejak usia dini. Melalui agenda Sosialisasi Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa se-Kabupaten Labuhanbatu, sinergi lintas sektor diperkuat demi melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter.

 

Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Aula Pendopo, Rumah Dinas Bupati, Jalan WR Supratman, Kecamatan Rantau Utara, Senin (6/7/2026). Dengan mengusung tema “Bunda PAUD Bergerak, Bersinergi, dan Menginspirasi untuk Mewujudkan PAUD Berkualitas Menuju Generasi Labuhanbatu Cerdas dan Berkarakter,” momentum ini menjadi pijakan penting bagi masa depan pendidikan di daerah tersebut.

 

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM., menyampaikan pesan menyentuh yang menggugah kepedulian kolektif masyarakat. Ia mengajak seluruh bunda – bunda PAUD untuk bersama-sama memberikan ruang, kesempatan, dan perlindungan bagi masa depan anak-anak.

 

“Mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk mewujudkan cita-cita anak Labuhanbatu. Tidak boleh ada lagi anak-anak di daerah kita yang putus sekolah atau tidak mengecap bangku pendidikan,” tegas dr. Maya.

 

Ia juga mengapresiasi kinerja Dinas Pendidikan dan Pokja Bunda PAUD yang dinilai terus berinovasi tanpa lelah. Kerja keras tersebut terlihat dari integrasi program pendidikan yang berkesinambungan, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Tak lupa, koordinasi aktif dengan Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya dinilai menjadi kunci utama dalam pembentukan mentalitas anak sejak dini.

 

Bukan sekadar retorika, kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dibuktikan dengan aksi nyata di lapangan. Guna mendongkrak aksesibilitas dan mutu pendidikan prasekolah, Pemkab melalui Dinas Pendidikan resmi menyalurkan stimulan berupa:

 

5.000 Program Beasiswa untuk anak-anak usia dini (PAUD).

50 Beasiswa Khusus bagi para guru pendamping PAUD untuk meningkatkan kualitas serta kompetensi pengajaran.

 

Di akhir arahannya, dr. Maya menyampaikan terima kasih yang mendalam atas pengorbanan waktu dan dedikasi para Bunda PAUD di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga desa. Ia juga mengingatkan pentingnya digitalisasi dalam pelaporan.

 

“Saya mengingatkan agar akun-akun Bunda PAUD selalu aktif. Hal ini penting untuk mempermudah tim dalam melakukan pemantauan dan penilaian berkala di lapangan,” tutupnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal ketat visi-misi Bupati dalam meningkatkan mutu pendidikan daerah secara masif.

 

Salah satu pilar utama yang kini sedang digenjot oleh jajarannya adalah implementasi Program Wajib Belajar 13 Tahun.

 

Mekanisme Program: Melalui regulasi ini, setiap anak di Labuhanbatu diwajibkan untuk mengenyam pendidikan prasekolah di bangku PAUD minimal selama satu tahun, sebelum mereka secara resmi melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).

 

Menurut Abdi, investasi pada pendidikan anak usia dini merupakan langkah strategis yang tidak bisa ditawar. Langkah ini diharapkan mampu menjadi pondasi kokoh demi melahirkan generasi emas Labuhanbatu yang cerdas, kompetitif, dan berkarakter mulia di masa depan.

 

Turut hadir, Kepala Dinas Kesehatan Tuti Noprida Ritonga, PLT BP2KB, PLT Hampang, Diskominfo, Pokja Bunda PAUD, Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Kelurahan dan Bunda PAUD Desa. (Zulkarnain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *