Pemkab Labuhanbatu Siapkan Dua Opsi Lokasi Pembangunan Yonif TP Tahap Tiga

Pemerintahan

Labuhanbatu, Wantaranews.com-Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyiapkan dua opsi lokasi untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) tahap tiga di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pertahanan serta pembangunan wilayah melalui program TNI.

 

Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, pada rapat koordinasi yang di gelar di ruang rapat Makodim 0209/lb Senin 16/3/2026 menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan kajian awal terhadap beberapa lokasi yang dinilai layak untuk pembangunan markas batalyon tersebut. Dari hasil kajian tersebut, terdapat dua lokasi yang dinilai memenuhi persyaratan dan siap diusulkan kepada pihak TNI.

 

Menurutnya, penyiapan lokasi ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI terkait rencana pembangunan Yonif TP tahap tiga yang akan ditempatkan di wilayah Labuhanbatu.

“Pemkab Labuhanbatu siap mendukung penuh rencana pembangunan Yonif TP ini. Saat ini kami telah menyiapkan dua opsi lokasi yang dinilai strategis dan memenuhi syarat untuk pembangunan batalyon,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, kehadiran Yonif TP di daerah tidak hanya berfungsi memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat.

 

Selain itu, keberadaan satuan TNI di daerah juga diyakini dapat meningkatkan stabilitas keamanan serta mempererat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.

 

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu saat ini masih menunggu hasil verifikasi dan peninjauan dari pihak TNI terhadap dua lokasi yang telah diusulkan tersebut. Setelah melalui proses penilaian, nantinya akan ditentukan lokasi yang paling layak untuk pembangunan Yonif TP tahap tiga.

 

Pemkab Labuhanbatu berharap rencana pembangunan Yonif TP tersebut dapat segera terealisasi sehingga dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta mendukung pembangunan dan keamanan wilayah di Kabupaten Labuhanbatu.

 

Adapun dua lokasi yang dimaksud yaitu Eks HGU PTPN III dan kawasan hutan PKH yang terletak di Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hilir.

 

Dandim 0209/lb Letkol Kav Hanung Kaptiaji menyebutkan pihaknya telah melakukan tahapan tahapan awal hingga permohonan, mulai dari ijin pangdam hingga Kementrian, ” untuk opsi A kita sudah melihat dan telah melakukan kegiatan Marshalling Area untuk 519 prajurit yang sudah tiba di Labuhanbatu, dan untuk Opsi B yang berada di Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hilir, secepatnya kita melakukan survey, nt hasilnya apa kita putuskan” Ujarnya.

 

Menurut Hanung, proses penetapan lokasi harus segera ditentukan, mengingat kebutuhan personil yang mendesak, “519 personil sudah tiba di labuhanbatu, segala kebutuhannya harus segera kita persiapkan”.

 

Untuk sementara ini mereka menempati tenda-tenda basecamp, dan sudah mulai melakukan pembangunan seperti, MCK dan kamar mandi, saya berharap proses ini cepat terealisasi, pungkas Dandim.

 

 

Kasdim 0209/lb Mayor Inf.SH.Tanjung menjelaskan, langkah-langkah persiapan permohonan lokasi di lahan Eks HGU PTPN 3 dengan luas 53 H, sudah kita kerjakan, kami tinggal menunggu hasilnya dari pimpinan pusat. Dan untuk

519 personil yang telah tiba di labuhanbatu saat ini telah melakukan berbagai kegiatan marshalling area,sebutnya.

 

Sementara itu, Danyon 956/TP Mayor Infanteri Birawa Anoraga S.Ip., M.Ip.memaparkan, atas

Dasar Kep KASAD no 142/II/2026, pembentukan Yonif berangkat dari 8 strategi ekonomi pemerintah pusat, seperti ketahanan pangan, energi, makan bergizi gratis, pendidikan, kesehatan, UMKM, Digitalisasi, Akselerasi Investasi hingga perdagangan global.

 

 

Menurutnya, kehadiran yonif di daerah sebagai motor percepatan pembangunan wilayah, yang mana nantinya akan membawahi Lima kompi tempur dan lima kompi senapan

 

” Saya berharap Yonif nantinya bisa bersinergi dengan Pemda sehingga bisa meningkatkan kemampuan prajurit yang saat ini berada di Kabupaten Labuhanbatu” sebutnya.

 

Diakhir pemaparannya, Danyon mengatakan, pihaknya memerlukan kepastian secepatnya dari Pemda untuk menentukan lahan pembangunan Yonif 956/TP Tahap Tiga.

 

Hadir mengikuti rapat tersebut, Dandim 0209/lb beserta jajaran, Danyonif 959/TP beserta jajaran, Wakil Bupati Labuhanbatu, Sekdakab Labuhanbatu, Asisten I Setdakab Labuhanbatu, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pertanahan, Kepala Bappeda, dan Perwakilan Kepala Pertanahan. (Zulkarnain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *