Pemdes Boda boda Menggelar Musyawarah Desa RPJMDesa Perubahan Tahun 2025 – 2027

News Pemerintahan

Wantaranews.com – Mamuju

Momentum Musyawarah Desa menjadi wadah strategis bagi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa. Hal ini terlihat jelas dalam pelaksanaan Musyawarah RPJMDESA Resmi, yang digelar di Aula kantor desa Boda boda, kecamatan Papalang kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh kepala desa Boda boda Ashardi dan sekaligus memberikan pesan mendalam tentang pentingnya kebersamaan, gotong royong, dan sinergi antara pemerintah serta masyarakat desa Boda boda.

banner 325×300
Turut hadir dalam kegiatan ini kepala desa Boda boda Ashardi sekdes Boda boda beserta seluruh staf, ketua BPD bersama anggota, pendamping desa, para kepala dusun, dinas pendidikan, kader kesehatan PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Suasana musyawarah berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam arahannya, kepala desa Boda boda Ashardi menekankan bahwa bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan ajang penting untuk menyatukan pandangan dan membangun komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa. Ia mengajak semua pihak agar aktif memberikan masukan dan ide yang realistis serta berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Mari kita bersatu dan berperan aktif dalam proses pembangunan desa melalui musyawarah, Musyawarah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai warga desa Boda boda yang ingin melihat perubahan nyata.

Ashardi juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh anggaran, tetapi juga oleh partisipasi masyarakat dan pengawasan bersama. Ia mencontohkan, pembangunan fisik seperti jalan, irigasi, atau fasilitas umum harus dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia, ekonomi kerakyatan, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda.

Desa akan maju kalau masyarakatnya ikut terlibat, bukan hanya menunggu. Kita ingin melihat masyarakat Desa Boda boda makin kreatif, mandiri, dan menjadi contoh bagi desa lain,” tambahnya penuh semangat. Tutur kedas Boda boda Ashardi.

 

Sementara itu, Sekertaris Desa Boda boda Demma Tayan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan kepada desa serta seluruh pihak yang hadir. Ia menyebut bahwa hasil musyawara RPJMDesa kali ini akan dijadikan dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa ( RKPDesa )Tahun 2026, agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Musyawarah berjalan lancar dengan berbagai usulan strategis, mulai dari peningkatan infrastruktur desa, penguatan ekonomi masyarakat, program pemberdayaan perempuan dan pemuda, hingga peningkatan kualitas layanan publik di tingkat desa.

 

Di akhir kegiatan, sekdes Boda boda Demmatayan kembali menegaskan pentingnya komitmen bersama dan pengawalan hasil Musyawara ini agar apa yang direncanakan tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar terlaksana di lapangan.

Kita harus kawal bersama hasil musyawarah ini. Jangan berhenti di wacana, tapi wujudkan dalam tindakan. Pembangunan desa adalah kerja bersama, bukan kerja satu dua orang,” pungkasnya. Demam Tayan.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Musyawarah RPJMDesa Desa Boda boda 2026 diharapkan menjadi langkah konkret menuju desa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.  @ texan yosafat 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *