Wantaranews.com – CIKARANG TIMUR
Pemerintah Kabupaten Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang publik yang nyaman, representatif, sekaligus produktif bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah penataan Taman Sehati yang berada di kawasan depan Stadion Wibawamukti, Cikarang Timur, menjadi kawasan terpadu yang menggabungkan ruang terbuka hijau, pusat kuliner, area rekreasi keluarga, sentra UMKM, hingga ruang hiburan masyarakat.
Pengembangan kawasan tersebut diharapkan menjadi ikon baru Kabupaten Bekasi yang tidak hanya menghadirkan destinasi wisata keluarga, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat meninjau kawasan Taman Sehati pada Minggu (26/7/2026). Peninjauan yang melibatkan perangkat daerah, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan itu menjadi langkah awal dalam menyusun konsep penataan kawasan yang lebih modern, tertata, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Menurut Asep Surya Atmaja, Kabupaten Bekasi membutuhkan ruang publik yang mampu menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus destinasi rekreasi yang mudah dijangkau.
“Kami ingin menghadirkan ruang publik yang nyaman bagi seluruh masyarakat. Nantinya tersedia kawasan kuliner, taman bermain anak, ruang terbuka hijau, hingga area hiburan musik sehingga masyarakat memiliki alternatif tempat berkumpul bersama keluarga tanpa harus bepergian ke luar daerah,” ujarnya.
Dalam konsep pengembangannya, kawasan Taman Sehati akan dibagi ke dalam sejumlah zona yang saling terintegrasi, meliputi area kuliner, taman bermain anak, ruang terbuka hijau, area hiburan, serta sentra UMKM. Proses penataan akan dikoordinasikan oleh perangkat daerah terkait dengan melibatkan berbagai masukan dari kalangan akademisi, generasi muda, serta masyarakat.
Asep menegaskan bahwa pembangunan kawasan tersebut tidak hanya berorientasi pada penataan wajah kota, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami tidak akan menggusur masyarakat. Justru pelaku UMKM akan difasilitasi agar berkembang dan menjadi kekuatan ekonomi Kabupaten Bekasi,” tegasnya.
Sebagai bentuk kolaborasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga membuka ruang partisipasi bagi tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga mahasiswa untuk memberikan gagasan dan inovasi dalam penyempurnaan konsep penataan kawasan.
Selain memanfaatkan alokasi anggaran pemerintah, pengembangan Taman Sehati juga akan didukung melalui sinergi dengan dunia usaha, termasuk pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan maupun sektor perbankan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi.
Melalui penataan Taman Sehati, Pemerintah Kabupaten Bekasi optimistis dapat menghadirkan ikon ruang publik modern yang nyaman, memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, serta mewujudkan Kabupaten Bekasi yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera.

