Camat Sampaga Bersama Kepala Puskesmas Tarailu Hadiri Rembuk Stunting Di Desa Bunde

Breaking News Pemerintahan

Wantaranews.com – Mamuju

Rembuk stunting kembali dilaksanakan di Desa Bunde kecamatan Sampaga. Yang di hadiri oleh Camat Sampaga Muhammad Yusuf, dan kepala Puskesmas Tarailu Hj. Jusda.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Bunde. kecamatan sampaga kabupaten mamuju .
Jumat. 8 September 2023.

Dalam rangka turut membangun Generasi Berencana dan menekan angka stunting di kecamatan sampaga pemerintah kecamatan sampaga mendukung Kegiatan tersebut yang bertujuan untuk mengajak generasi muda khususnya usia remaja untuk peduli terhadap stunting secara inklusif.

Bertemakan ” Cegah Stunting Menuju Indonesia Emas. 2045. kegiatan dilaksanakan di desa Bunde yang menjadi lokus percepatan penurunan stunting di Kecamatan Sampaga

Rembuk stunting ini merupakan salah satu rangkaian pramusyawarah desa untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2023, juga menjadi intruksi Pemerinta Kabupaten terhadap pemerintah desa agar memprioritaskan penggunaan dana desa tahun 2023 untuk pencegahan dan penanganan stunting.
Kegiatan rembuk stunting di hadiri oleh Camat Sampaga Kepala PKM Tarailu. Kades Bunde dan para kader dan masyarkat Bunde.

Pelaksaksanaan tersebit sekaligus penandatanganan komitmen bersama penanganan stunting dan penyerahan alat alat kesehatn perlengkapan Posyandu yg di anggarkan oleh pemdes Bunde. Serah terima alat antropometri 3 set
(Alat ukur tinggi badan/panjang badan,timbangan bayi,timbangan dewasa, alat ukur lingkar kepala dan pita LILA )Camat Sampaga Muhammad Yusuf mengapresiasi Pemdes Bunde dgn program rembuk Stunting dan telah menganggarkan Alat2 Posyandu.

Dan juga pemerintah kecamatan sampaga akan komitmen mendukung dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di kecamatan sampaga lewat berbagai kegiatan positif dan produktif yang juga mampu meningkatkan kualitas hidup. Bersama.

Sebagaimana visi pemerintah yaitu menuju Indonesia Emas 2045, maka dibutuhkan generasi yang berkualitas. Untuk itu kami mendukung para remaja untuk melakukan aksi-aksi positif dan produktif agar nantinya mampu menjadi generasi yang berkulitas,’tutur camat Sampaga Muhammad. Yusuf.

Kepala Puskesmas Tarailu Hj. Jusda di temui di tempat yg sama
menjelaskan, bahwa stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia, juga terhadap kemampuan daya saing bangsa.

Anak yang stunted bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya saja, tetapi juga terganggu perkembangan otaknya. Itu berpengaruh terhadap kemampuan dan prestasi di Sekolah, serta produktivitas dan kreativitas di usia produktif,”jelasnya.

Dan berharap. Semoga bisa terus berkolaborasi dalam menuntaskan masalah kesehatan yg ada di desa bunde dan tidak akan ada lagi lahir stunting Baru. Di kecamatan sampaga.
Tutup kepala Puskesmas Tarailu. Jusdalia. @ Texan Yosafat 

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *