Belum Dibayar, Guru Kontrak Di Mamasa Mogok Mengajar

Breaking News Pendidikan

Wantaranews.com – Mamasa

Sejumlah guru sukarelah dan kontrak di SDN Pereangan Desa Periangan Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa, menyatakan sikap mogok mengajar sejak tanggal 4 September 2023

Aksi mogok mengajar merupakan pilihan terakhir untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Mamasa menyelesaikan gaji guru kontrak dan Sukarelah yang belum dibayar.

Salah satu guru tenaga Sukarelah Mersi menyebutkan, kami ini guru suka relah Pak, enam bulan kami baru di gaji, itupun kalau ada. Apa yang mau di pake untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

“Aksi mogok mengajar ini merupakan upaya terakhir kami dengan pernyataan bersama guru kontrak dan Sukarelah untuk tidak mengajar sampai ada kepastian penjelasan dari Pemda Mamasa,” ujar Mersi.

Senada dengan Piolinen SB guru tenaga kontrak di SDN 004 Pereangan meminta agar guru berstatus ASN ada di tempatkan di SDN 004 Pereangan, karna proses belajar mengajar tidak akan berjalan kalau tenaga Sukarelah yang kita harapkan, karna gaji mereka tiodak cukup untuk menutupi kebutuhan keluarga.

“Piolinen pun mengaku mogok mengajar, karna gaji Kontraknya belum di terima,”katanya.

“Saya mogok mengajar Pak, karna gaji kontrak saya belum di terima, kami kerja karna untuk menghidupi keluarga kami. Sejak tahun 2022 gaji kami tidak klop kami terima dan tahun 2023 hampir mau lewat lagi tidak terima.” ujarnya  @ Texan Yosafat 

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *