496 views

Tak Bersedia Buat LP, Oknum Polsek Cikbar Diduga Lindungi Penipu Migor

Breaking News Hukum & Kriminal

Wantaranews.com – Bekasi

Oknum pemyidik Polsek Cikarang Barat diduga berupaya melindungi terduga pelaku penipuan minyak goreng berinisial NUR, pasalnya meski terduga pelaku telah dibawa paksa ke Mapolsek Cikarang Barat menggunakan Mobil Patroli, penyidik tidak bersedia untuk membuat Laporan Pengaduan yang diajukan para korban yang mendatangi Mapolsek Cikarang Barat dengan membawa Bukti transfer uang pembelian minyak goreng yang bernilai ratusan juta rupiah dengan dalih bukan perkara pidana.

Ironisnya berdasarkan informasi yang diterima awak media dari beberapa korban diketahui bahwa terduga pelaku sempat diamankan di ruang tahanan Mapolsek Cikarang Barat selama dua hari (19/04/2022 s/d 21/04/2022 – red), namun oknum penyidik berinisial NN yang menangani perkara tersebut tetap tidak bersedia untuk membuat Laporan Pengaduan dengan dalih bahwa perkara tersebut bukan merupakan perkara pidana melainkan perkara perdata sebab para korban telah pernah mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan sebagian minyak goreng yang pernah dikirimkan pelaku sehingga sisa minyak goreng yang belum dikirimkan dapat dikategorikan sebagai hutang piutang, seraya menyarankan agar para korban untuk berdamai dengan terduga pelaku.Atas saran dan desakan NN maka pada tanggal 21 April 2022, para korban dan terduga pelaku sepakat berdamai yang ditandai dengan surat perjanjian damai dan menurut para korban bentuk dan isi surat perjanjian merupakan konsep dari oknum penyidik NN yang disampaikan secara lisan (dikte) dan ditulis oleh salah seorang korban untuk selanjutnya dibuat antara masing  – masing korban sesuai besaran kerugian yang dideri masing – masing korban.

Meski merasa kecewa, usai membuat perjanjian damai para korban meninggalkan Mapolsaek Cikarang Barat, sementara terduga pelaku NUR yang di ciduk dari rumah kontrakannya di salah satu Pewrumahan di Desa Telajung Cikaranga Barat dua hari lalu tepatnya pada tangga 19 April 2022, usai dibebaskan dari sel tahanan Mapolsek Cikarang Barat pada tanggal 21 April 2022 segera mengabil langka seribu meninggalkan rumah kontrakannya dan menghilang tak tau kemana rimbahnya.  

Hingga berita ini ditayangkan NUR belum diketahui rimbahnya.  

Salah seorang korban berinisial YT warga Desa Telajung kepada awak media mengaku kecewa atas Tindakan oknum penyidik Polsek Cikarang Barat yang tidak bersedia menerima Laporang Pengaduan para korban padahal mereka benar – benar telah ditipu oleh NUR yang pada awal menawarkan minyak goreng dalam jumlah sedikit langsung dipenuhi, namun untuk selanjutnya setelah mendapat kepercayaan para pedagang dan ditransfer dalam jumlah banyak, minyak goreng yang dijanjikan tidak kunjung datang.

“Pak NN bilang kepada saya perkaranya tidak bisa diproses sebab ini bukan perkara pidana tapi perdata karena para pedagang sudah pernah mendapat untung dari hasil penjualan minyak goreng yang dikirim oleh NUR. Kami tidak berani menahan NUR takut nanti kami nbisa dituntut karena sembarangan menahan orang. Jadi saya disarankan berdamai saja, lalu pada hari kedua saya disuruh membuat perjanjian yang isinya dia yang konsep, saya hanya menulis apa yang dia ucapkan. Sekarang mana, si pelaku kabur dan polisi diam saja,” ujar YT seraya menunjukkan bukti transfer sebanyak dua kali.

Ketika hal tersebut coba dikonfirmasi ke Polsek Cikarang Barat, NN yang ditemui awak media tidak bersedia untuk memberikan keterangan. NN meminta awak media datang pada hari kamis mendatang untuk dipertemukan dengan tasannya.

Ketika atasan NN yang mengaku sebagai Panit dan tidak besedia untuk memberitahukan nama dan pangkatnya tersebut dikonfirmasi, Ia berkata “tidak ada penagkapan karena tidak cukup bukti dan tidak ada penahanan, mereka yang datang untuk berdamai, ya jadi kita damaikan. Siapa yang bilang ada penangkapan dan penahanan suruh datang ke saya,”  ujarnya dan pergi meninggalkan awak media.

Beredar issu bahwa terduga pelau merupakan kolega bisnis dari salah satu oknumPolsek Cikarang Barat sehingga penyidik enggan untuk membuat laporan pengaduan meskipun terduga pelaku yang dijemput paksa oleh aparat menggunakan mobil dinas dan sempat di amankan selama dua hari di Mapolsek, dan tindkan oprasional tersebut tidak dibuatkan berita acaranya.  @ EBETH/IM     

Leave a Reply