Merusak Lingkungan Tujuh Penambang Batubara Illegal Diciduk

Breaking News

wantaranews.com – jakarta

Tujuh orang penambang illegal berinisial BH (40 tahun), NS (40 tahun), AM (29 tahun), SP (43 tahun), NF (25 tahun), HY (46 tahun), HE (28 tahun) ditangkap oleh tim Kementerian Lingkungan Hidup da Kehutanan (KLHK), melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum).di sekitar lokasi Ibu Kota Negara (IKN), yakni di Greenbelt Waduk Samboja, Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur oleh

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan (Direktur PPH KLHK) Sustyo Iriyono, mengungkapkan dalam operasi penangkapan tersebut juga diamankan tiga unit Excavator merk Komatsu PC 200 warna kuning dengan kode EX2521, EXCA-067 dan EXCA-068 serta satu unit Buldozzer merk Komatsu D85SS warna kuning sebagai barang bukti.  

“Operasi tangkap tangan ini berawal dari laporan masyarakat kepada Balai Gakkum KLHK Wilayah Kalimantan mengenai adanya aktivitas tambang ilegal di wilayah IKN Tahura Bukit Soeharto dan ditindaklanjuti dengan Operasi Penegakan Hukum LHK,” jelas Direktur PPH KLHK dalam keterangan resmi yang diterima InfoPublik pada Jumat (11/2/2022).

Menurut Sustyo, para pelaku beserta barang bukti kemudian dipemeriksa lebih lanjut di Kantor Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Wilayah Kalimantan, Seksi Wilayah II Samarinda.    

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi beserta dua alat bukti yang cukup, lanjutnya, Penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Kalimantan telah menetapkan BH, NS, AM dan SP sebagai Tersangka.

Dalam hal ini, para tersangka diduga melanggar Pasal 89 ayat (1) huruf b dan/atau a Jo Pasal 17 ayat (1) huruf a dan/atau b Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo Pasal 37 angka 5 UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

“Keempat Tersangka ditahan dan dititipkan di Rumah Tahanan Polres Tenggarong dan terancam hukuman penjara maksimum 15 tahun dan denda Rp 10 miliar.” Imbuhnya.

Direktur Jenderal Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani menyatakan, kegiatan operasi ini merupakan komitmen KLHK dalam mengamankan Lingkungan hidup dan Kawasan Hutan di sekitar Zona IKN Nusantara.

Lebih lanjut Dirjen Gakkum KLHK mengatakan, penambangan ilegal telah mengakibatkan kerusakan hutan dan lingkungan serta menyebabkan kerugian negara, sehingga harus dihukum seberat-beratnya.

“Kami diperintahkan Ibu Menteri LHK, untuk terus meningkatkan Pengamanan Kawasan Hutan di zona IKN. Kegiatan pertambangan ilegal dan perambahan kawasan hutan, termasuk pembalakan liar harus kita tindak bersama

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *