99 views
Pemerintahan

Ketua Dekranasda Jelaskan Geliat Batik Durian di Kota Lubuklinggau

wantaranews.com – LUBUKLINGGAU
Ketua Dekranasda Kota Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana bersama Ketua GOW, Hj Sri Haryati Sulaiman dan pengrajin Batik Durian Lubuklinggau, Endang Puspitasari melakukan Talkshow Shenergy Kreasi dengan tema Geliat Ekonomi Perempuan melalui Usaha Batik Durian, di Radio Papeja Lubuklinggau, Selasa(7/12/2021).
Dalam kesempatan itu, Hj Yetti Oktarina Prana menerangkan Talkshow ini bertujuan untuk menjelaskan geliat perkembangan Batik Durian di Kota Lubuklinggau hingga dipercaya mengikuti ajang ‘Milan Fashion Week’ di Kota Milan (Italia) belum lama ini.
Lebih jauh Yetti Oktarina menceritakan awal mula ditawarkannya Batik Durian untuk diperkenalkan dikancah Internasional. Apalagi rencana itu didukung dan disupport penuh oleh sejumlah designer ternama baik nasional maupun internasional.
Pada Februari 2021, pihaknya diajak Jenny Yohana Kansil membawa desain Batik Durian untuk diperkenalkan di ajang ‘Milan Fashion Week’ ke Kota Milan (Italia).
Selanjutnya pada Maret 2021, rencana itu disetujui. “Kami menyiapkan segala sesuatunya sekitar 3-4 bulan hingga ajang Milan Fashion Week digelar,” ujar Hj Yetti Oktarina.
“Kami laksanakan dengan persiapan matang, berkolaborasi dengan designer ternama baik yang ada di Indonesia maupun di Milan. Saya terharu dengan pencapaian Batik Durian. Satu hal yang saya pelajari, Allah membuat segala sesuatu bisa terjadi. Batik Durian bisa tumbuh dengan khasanah kecantikannya, punya daya tarik sendiri, bisa diterima di semua kalangan serta kualitas yang tak kalah dengan batik ternama,” paparnya.
Sementara itu, Hj Sri Haryati mengatakan GOW sendiri mengaku bangga dengan berbagai kemajuan para ibu yang sangat antusias membuat terobosan khususnya dibidang ekonomi.
“GOW juga mendorong UMKM mengikuti pasar online dan juga mengikuti berbagai pameran nasional dan internasional. Hal itu sesuai dengan harapan pemerintah, perempuan berdaya dan juga mandiri,” jelasnya.
Pengrajin Batik Durian Kota Lubuklinggau, Endang Puspitasari menambahkan dirinya tak pernah membayangkan sebelumnya kalau Batik Durian bisa berkiprah hingga ke Kota Milan. Padahal ketika mulai terjun ke dunia batik tujuan utamanya adalah memperkenalkan batik eco print.
“Hanya waktu itu memang kami mempelajari batik yang bisa dipertahankan dan dapat berkembang sesuai perkembangan zaman serta cocok disegala usia dalam kondisi apapun. Dari situ kami mulai mempelajari berbagai motif khas Lubuklinggau. Dengan segala proses dan kerja keras sampai akhirnya bisa hadir di ajang fashion show ini. Segala sesuatu yang dilakukan secara totalitas hasilnya akan luar biasa,” ucapnya. (Rd)

Leave a Reply

Your email address will not be published.