208 views

Di Tengah Wabah Covid 19 Ketua DPRD Dapat Mobil Operasional Mewah

Pendidikan

wantaranews.com – Kota Bekasi

Proyeksi anggaran Belanja Modal Kendaraan Operasional Pimpinan Dewan Tahun Anggaran 2021 oleh Pemerintah Kota Bekasi pada satuan kerja Sekretariat Daerah senilai Rp.1.080.000.000,- dengan nilai HPS Paket Rp.837.000.000,- di tengah melandanya wabah Covid 19 mendapat kritikan dari sejumlah kalangan masyarakat.

Di antaranya dari mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Ubhara Jaya dan Ketua Umum Masyarakat Peduli Hukum dan Pemerintahan (Ketum MAPHP) John Wilson Sijabat SH.

Ketum MAPHP, John Wilson kepada WANTARA di Bekasi, Minggu (1/8/2021) mengatakan, pihaknya akan menyurati Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Dr. Hj. Reny Hendrawaty, MM selaku pihak Pengguna Anggaran dan Kepala Inspektorat Pemerintah Kota Bekasi, selaku pengawas , juga Ketua DPRD Kota Bekasi, untuk mempertanyakan dasar hukum dan pertimbangan proyeksi anggaran pembelian kendaraan operasional ketua dewan tersebut di tengah Pemerintah Kota Bekasi turut dilanda Covid 19.

Kami mendapat informasi yang mengatakan bahwa Ketua DPRD Kota Bekasi, H. Choiroman J Putro, B.Eng, M.Si, terkait Belanja Modal Pembelian Kendaraan Operasional yang diperuntukkan pada Ketua Dewan dengan nilai HPS sebesar Rp.837.000.000,- tidak diketahuinya.

Maka hal tersebut patut dipertanyakan secara langsung, apakah benar Ketua DRPD Kota Bekasi, Choiroman tidak mengetahui adanya proyeksi anggaran tersebut atau ada sesuatu hal di balik itu ?,” ujar John Wilson.

Sekedar untuk diketahui peserta lelang proyek ini ada sebanyak 11 perusahaan, yaitu ; PT. Astrido Jaya Mobilindo, CV. Kana Komputindo, PT. Teja Berlian, Mandala Tama Armada Motor, PT. Farsiendo Nice Comn, PT. Sentrabumi Palapa Utama, PT. Srikandi Diamon Motors, PT. Global Teknomedika, PT. Farda Multi Kreasi, PT. Agung Automall, Reksa Tarnindo Oliva. Lelang Pengadaan Barang dan Jasa ini dimenangkan oleh PT. Astrindo Jaya Mobilindo dengan penawaran Rp.815.100.000,- .

Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawaty terkait pengadaan barang dan jasa ini, hingga berita ini diturunkan belum dapat dimintakan keterangannya.

Dicoba dihubungi melalui handphone (telepon genggamnya) pada Minggu (1/8/2021) tidak aktif. Demikian halnya Kepala Inspektorat Kota Bekasi Widodo serta Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiroman. (Ramly M)

Leave a Reply