0 0
Read Time:3 Minute, 52 Second

wantaranews.comBEKASI

Desa Wisata Hegarmukti di Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat berhasil masuk ke tahap 300 besar pada lomba Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021, yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Penjabat Bupati Bekasi, Dr. H. Dani Ramdan, M.T memberikan jempol atas keberhasilan Desa Wisata Hegarmukti dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.

Ditemui awak media di Situ Rawabinong, Sabtu (21/08/2021) sore, pengelola Desa Wisata Hegarmukti Doni Ardon mengaku bersyukur atas prestasi yang diperoleh tersebut. Terlebih, keberhasilan tersebut melewati 1.831 peserta desa wisata yang tersebar di 34 provinsi se Indonesia dan 70 ribu desa wisata se Indonesia.

“Alhamdulillah sudah melewati tahap kurasi penilaian dewan kurator dan dinyatakan lolos 300 besar,” ungkapnya dengan bangga.

Hal yang lebih membanggakan, lanjut Doni Ardon, lantaran sebagai ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) perwakilan Bekasi Raya, dirinya berhasil membuktikan komitmen SMSI dalam mendorong sektor kepariwisataan.

“Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno pernah meminta media-media yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk turut membangkitkan sektor pariwisata.

Ajakan itu disampaikan Sandiaga saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional yang digelar SMSI secara virtual, Rabu (3/2/2021) dengan mengusung tema “Pemulihan Ekonomi Nasional dan Kebangkitan Ekonomi Kreatif (PENKEK Pasca Pandemi),” ungkap Doni Ardon.

Karenanya, keberhasilan Desa Wisata Hegarmukti masuk 300 besar ADWI 2021 merupakan bukti bhakti SMSI untuk mendorong sektor kepariwisataan di seluruh penjuru tanah air.

Diakui Doni Ardon, keberhasilan Desa Wisata Hegarmukti masuk ke 300 besar ADWI 2021 berbekal inventarisasi data potensi alam dan budaya yang ada di desanya.

“Kita sadari, jumlah pengunjung wisata yang datang ke Hegarmukti, ke objek wisata Situ Rawabinong, masih kalah jauh dibandingkan objek wisata alam dan wisata buatan lain yang banyak bermunculan di Kabupaten Bekasi dan Provinsi Jawa Barat”.

“Tapi ketika saya inventarisir, potensi wisata disini rupanya tidak kalah menarik, dan jika ditata, dikelola dan dikembangkan secara serius akan menjadi  salah satu icon pariwisata di Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Hal lain yang menyemangatinya ikut ADWI 2021 yakni penyampaian Menparekraf RI Salahudin Sandiaga Uno untuk menjadikan data desa wisata di laman jadesta.com sebagai arah dalam rencana penyusunan rencana pengembangan desa-desa wisata di seluruh Indonesia oleh Kemenparekraf.

“Mari bersama-sama kita jadikan desa wisata sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional, untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, Indonesia Bangkit,” ucapnya. (***)

menjadi

“SMSI pernah esuai penobatan organisasi media terbesar se dunia yang disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno kepada SMSI saat

bangga  kebanggaan lebih baginya lantaran  lolos pada 300 besar ADWI 2021 perihal

Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dari target semula yang 700 desa wisata.

1.”1 peserta desa wisata, yang telah mendaftar dari 34 provinsi di Indonesia.

24 Desa Wisata di Sulsel lolos untuk masuk dalam 300 besar Anugerah Desa Wisata 2021. Sulsel menjadi provinsi kedua terbanyak secara nasional yang lolos dalam 300 besar.

Diketahui, Desa Wisata tersebut merupakan satu-satunya Desa Wisata yang lolos

sebelumnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendaftarkan sebanyak 161 Desa Wisata. Dimana, Desa Wisata ini bersaing dengan Desa Wisata lainnya di wilayah lainnya se Indonesia.

 

Adapun 24 Desa Wisata itu tersebar di beberapa kabupaten/kota di Sulsel.

Adapun Desa Wisata yang lolos ADWI 2021, antara lain, Desa Wisata Bontolojong di Bantaeng, Desa Wisata Bulu-Bulu di Bone, serta Desa Wisata Tanah Toa, Desa Wisata Kahayya, Desa Wisata Bira, dan Desa Wisata Ara di Bulukumba.
Kemudian, Desa Wisata Labuaja Salukang Kallang dan Desa Wisata Rammang-Rammang di Maros, Desa Wisata Kole Sawangan di Tana Toraja, serta Desa Wisata Lembang Nonongan dan Desa Wisata Panta’nakanlolog di Toraja Utara.
Selanjutnya, Desa Wisata Panaikang Pantai Mallenreng dan Desa Wisata Barania di Sinjai, Desa Wisata Puncak Tanadoang Bontomarannu dan Desa Wisata Bahuluang di Kabupaten Selayar, Desa Wisata Lamperangan di Pangkep, Desa Wisata Kadingeh di Enrekang, Desa Wisata Campagaya di Takalar, dan Desa Wisata Binanga Karaeng di Pinrang.
Adapula Desa Wisata Sorowako di Luwu Timur, Desa Wisata Rinding Allo di Luwu Utara, Desa Wisata Buntu Buangin di Sidrap, Desa Wisata Kambo di Palopo, serta Desa Wisata Manuju di Kabupaten Gowa.
Diketahui, sebelumnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendaftarkan sebanyak 161 Desa Wisata. Dimana, Desa Wisata ini bersaing dengan Desa Wisata lainnya di wilayah lainnya se Indonesia.
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku bersyukur karena 24 Desa Wisata di Sulsel lolos untuk masuk dalam 300 besar Anugerah Desa Wisata 2021. Sulsel menjadi provinsi kedua terbanyak secara nasional yang lolos dalam 300 besar.
Kegiatan ADWI 2021 ini merupakan ajang bagi Desa Wisata di Indonesia untuk menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.
“Kita berharap ini bisa memotivasi bagi pengelola desa dalam mengembangkan dan menjadikan desa sebagai penggerak ekonomi dengan mengedepankan kearifan lokal setiap daerah,” ujarnya. (***)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *