0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

wantaranews.com – Kota Bekasi

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi menggelar acara Sosialisasi dengan 44 Perangkat Daerah dalam rangka Koordinasi dan Sinkronisasi Pengumpulan, Pengolahan, Analisis dan Diseminasi Data Statistik Sektoral, bertempat di Graha Hartika Wulan Sari, Kamis (17/6/2021)

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Bekasi, Drs. Hudi Wijayanto, M.Si dan diikuti perwakilan dari 44 Perangkat Daerah.

Turut hadir pada kegiatan tersebut
Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Bilang Nauli Harahap, ST. ME, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Selamat Gunawan NST, AP., S.Sos, Kepala Seksi layanan Data Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Rahmat Hidayatulloh Tasdiq, ST., MT, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Bekasi, Ahmad Muhammad Saleh, SE, Koordinator Fungsi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik, Minto Setiyo, SST.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Bekasi, Drs. Hudi Wijayanto. M.Si dalam sambutannya menuturkan bahwa pada era industri 4.0 ini kita dipicu oleh pemanfaatan teknologi tingkat tinggi dalam menyelenggarakan Pemerintah.

Satu prinsip yang menjadikan era baru ini semakin kompleks adalah adanya kesadaran yang perlu dibangun melalui semangat “saling berbagi” atau yang kota kenal dengan “knowledge – sharing”, realitas ini menuntut kita untuk secara aktif berkolaborasi, imbuhnya.

Selanjutnya, dalam merumuskan kebijakan pembangunan dibutuhkan data yang berkualitas dan lengkap, untuk itu Pemerintah telah menetapkan regulasi terkait dengan penyelenggaraan data yaitu Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Ia pun menjelaskan bahwa Peraturan Presiden Satu Data Indonesia dimaksudkan untuk mengatur penyelenggaraan tata kelola data yang dihasilkan oleh Instansi Pusat dan Instansi Daerah dengan tujuan untuk mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mukhtahir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, mendorong keterbukaan dan transparansi data sehingga tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis pada data.

Dari 44 Perangkat Daerah yang mengikuti kegiatan ini, diharapkan  lebih serius dan menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan pada masing – masing Perangkat Daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, tandasnya. (ARZ/BETH)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *