0 0
Read Time:1 Minute, 29 Second

wantaranews.comLABUSEL

Oknum K3 berinisial SP (40) di salah satu perusahaan Swasta, Bukit Tujuh, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara, “melecehkan” wartawan anggota DPC AWNI Labuhanbatu Selatan, dengan mengatakan, wartawan bodoh lewat telepon selular saat dikonfirmasi pada Rabu (16/06/2021)

Oknum K3 tersebut juga diduga memberi keterangan palsu saat dikonfirmasi lewat nomor HP 08XX XXXX 2244. Dia dengan lantang mengaku bernama Rudi bertugas pada bagian harian perbaikan jalan dengan dan mengatakan wartawan itu bodoh. Beritakan saja, katanya dengan nada suara emosi.

“Kau kan nanya saya mau kau beritakan, iyakan? Beritakan aja,” ujar oknum itu dengan lantang menjawab WANTARA saat mengkonfirmasi terkait informasi burung bangau yang mati di lingkungan Divisi Enam, PT Swasta yang berdomisili di Bukit Tujuh AEP itu diduga karena meminum air bercampur pupuk jenis urea.

Sekedar untuk diketahui bahwa upaya kofirmasi yang dilakukan WANTARA terkait adanya informasi oknum wartawan diintimidasi karena memberitakan unggas dan rumput mati diduga akibat air tumpukan pupuk di satu lubang di Areal Divisi 6 kebun tersebut

Berinisial TS (27) yang juga berprofesi wartawan bersama rekannya sebelumnya bekerja sebagai mandor harian di perusahaan tersebut mengaku melihat peristiwa unggas jenis burung dan rumput mati di sekitar timbunan pupuk.

“Betul saya dan rekan berinisial SSL (40) melihat peristiwa ada unggas jenis burung serta rumput mati didug akibat meminum air pupuk,” katanya.

Sementara Kadis Lingkungan Hidup Labuhanbatu Selatan, Safruddin Rambe, saat dikonfirmasi lewat selulernya mengatakan, dia tidak penah mengetahui kejadian seperti ini sebelumnya dan patut dicurigai ada sesuatu hal penyebabnya.

“Kejadian seperti ini kita belum pernah dengar dan ketahui. Untuk itu, saya rasa bila kejadian ini benar menumpuk pupuk, kita patut curiga ada sesuatu hal penyebabnya,” kata Safrudin Rambe

Sementara Ketua DPD LSM Baris Labuhanbatu Selatan, Denni Pardosi SH, ketika dimintakan tanggapannya mengatakan, aparat hukum agar melakukan pengecekan dan pengusutan kasus ini. (MS).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *