2 0
Read Time:2 Minute, 24 Second

wantaranews.com – Balige

Kepala Kejaksaan Negeri Balige (Kajari) Kapupaten Toba, Sumatera Utara, Baringin SH MH menyampaikan rasa kagum dan mengapresiasi keberadaan komunitas Parmalim Huta Halasan. Baringin memotivasi warga Parmalim dapat terus melestarikan budaya batak dan ajaran leluhur agar lebih terkenal.

Bahkan, Baringin mengajak warga Parmalim Huta Halasan agar dapat memberikan sumbangsih terhadap program pemerintah mengembangkan wisata budaya di kawasan Danau Toba.

“Lokasi Huta Halasan ini dekat dengan bandara Sibisa, juga kawasan Danau Toba. Sangat tepat untuk pengembangan destinasi pariwisata nasional.

Saya yakin apalagi warga Parmalim berkenan untuk mendirikan museum biar dunia tahu ada warga Parmalim yang melestarikan budaya dan ajaran leluhur ,” ujar Baringin SH MH yang juga selaku Ketua Tim kordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Toba saat berkunjung ke Bale Pasogit Partonggoan Parmalim di Huta Halasan Desa Sionggang Tengah Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba, Selasa (8/6/2021).

Untuk itu kata Baringin, kepada warga Parmalim jangan kecil hati dan merasa asing. “Kita harus lebih dekat kembali, Bapak Ibu adalah warga kami.Komunitas Parmalim Huta Halasan dilindungi UU. Pancasila pada sila pertama dasar kita berada disini tidak ada perbedaan,” tutur Baringin seraya menyampaikan siap membantu dan diskusi serta memberikan edukasi terhadap warga Parmalim Huta Halasan.

Pada kesempatan itu juga, Baringin mengaku kagum melihat fasilitas tempat ibadah yang cukup megah berdiri di Huta Halasan. Luar biasa, warga Parmalim sangat antusias menyambut kami.
Saya tidak menyangka dengan jumlah komunitas yang banyak dan fasilitas yang memadai, kagum saya,” sebut Baringin.

Diakhir sambutannya, Baringin berharap agar warga Parmalim Huta Halasan lebih bersemangat menjalankan ritual kepercayaannya sehingga budaya batak asli lebih terkenal. “Kita jangan ada jarak, kapan saja siap diskusi dan membantu warga Parmalim.

Pintu kejaksaan terbuka untuk kordinasi mengembangkan budaya yang menjadi amanah pusat super prioritas program wisata nasional,” ajak Baringin.

Sementara itu Ketua Tim Pembina Perkumpulan Ugamo Malim Huta Halasan Sionggang Halasan Sirait didampingi pimpinan Parmalim yang memangku Raja Namora Jintar Naipospos dan memangku Raja Adat Sabar Simanjuntak, sementara yang memangku Raja Habonoron Jadingin Sitorus (berhalangan hadir) menyampaikan siap membantu program pemerintah dan berkolaborasi dengan seluruh instansi terkait pengembangan destinasi wisata Danau Toba.

Halasan Sirait yang juga didampingi Biro Hukum Perkumpulan Ugamo Malim Huta Halasan Maruhum Aldo Sirait SH MH akan mengikuti arahan dari Kejari tentang legalitas dan pengembangan budaya batak di Huta Halasan.

Bahkan, Halasan Sirait juga menyampaikan sejarah singkat Parmalim berikut keberadaan berdirinya Bale Pasogit di Huta Halasan.

Adapun rombongan Tim kordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Toba yakni Kajari Baliga Toba Baringin SH, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab Toba Imran Napitupulu,  FKUB Kab Toba Oloan Sitorus, Kakanmenag Kab Toba Wanton Naibaho, Kasat Intel Polres Toba AKP Antoni Rajagukguk, Kesbangpol Balige Eva Mauren, Kasi Intel Bilbet Sitindaon, Intel Kodim 0210/TU Julius Marpaung, Badan Intelijen Negara (BIN) Roni S, Camat Lumbanjulu Mangara Butarbutar,
Kacabjari Porsea Zefri Simamora, Kapolsek Lumbanjulu AKP Robinson Sembiring, Danramil Lumbanjulu Sati Husaini, Kades Sionggang Tengah Petani Deli, Mewakili Dinas Pendidikan  Kab Toba Henry Simarmata. (lamru/Wilson)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *