3 0
Read Time:2 Minute, 7 Second

wantaranews.com – Bekasi

Terkait bentrokan antara Organisasi Masyarakat (Ormas) PBB (Persatuan Batak Bersatu) dan Gempa (Gerakan Masyarakat Peduli Aqidah) pada Selasa (08/06/2021) malam didepan kantor Polresta Metro Bekasi Kota. Hal itu Ketua DPC Kota Bekasi angkat bicara terkait bentrokan tersebut.

“Kami dari Ormas PBB sangat menyayangkan dengan kejadian ini, asal mulanya bentrokan terjadi lantaran anggota kami yang bekerja di salah satu Koperasi.

Hal itu anggota kami (petugas Koperasi) yang sedang menagih di salah satu tempat di wilayah Rawalumbu telah di halangi oleh Ormas Gempa,” kata Hendriko Siagian kepada awak media di Kantor DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Bekasi Timur Kota Bekasi, Rabu (09/06/2021).

Ketua DPC PBB Kota Bekasi Hendriko Siagian (kanan) Bersama Korban Holmes Hutagalung (kiri)
Lanjut Hendriko sebenarnya anggota PBB Kota Bekasi telah di keroyok oleh beberapa anggota Ormas Gempa yang diduga membekingi nasabah Koperasi.

“Anggota kami yang berjumlah delapan orang, salah satunya Holmes Hutagalung (pengawas koperasi) di pukul bagian belakang leher dan semua rekannya telah di keroyok oleh puluhan orang dari ormas Gempa, dan akhirnya anggota kami di amankan oleh pihak yang berwajib ke Polresta Metro Bekasi Kota,” ujarnya.

Lebih lanjut ia katakan, sesampai di Polres Metro Bekasi Kota anggota kami membuat laporan dan tidak disangka sangka ormas Gempa pun sudah ada di depan Polres Metro Bekasi Kota.

Anggota kami sedang akan membuat laporan pengaduan di Polres, melihat Ormas Gempa sudah berada di kantor Polres Metro Bekasi Kota juga, akhirnya terjadi gesekan ujar Hendriko.

Ia pun sangat menyayangkan dengan nasabah yang memberikan surat kuasa kepada Ormas Gempa, yang mana dalang dari kejadian tersebut.

“Bu Yuliana Nasabah yang memberikan surat kuasa kepada Ormas Gempa, adalah dari semua kejadian ini, kita berharap pihak Kepolisian agar segera proses yang bersangkutan ,” jelasnya.

Hendriko berharap terkait persoalan tersebut, di selesaikan secara hukum dengan seadil-adilnya sesuai dengan undang- undang.

“Bukan hanya itu saja, Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Bekasi, membantah keras bahwa isu sara yang beredar, melalui broadcoast via Whatsapp itu jelas-jelas tidak benar, dirinya juga menegaskan di Organisasi kami juga banyak yang beragama Muslim”.

,”Kami Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) berdaulat dengan Pancasila, bahkan didalam struktur Kepengurusan kami Wakil Ketua II di DPC PBB Kota Bekasi bernama Anwar Lubis adalah seorang Muslim, dan juga Ketua PAC Tambun Selatan Ramli Butar-Butar juga asli seorang Muslim, dan masih banyak Anggota PBB yang beragama Muslim yang tidak bisa kami sebut namanya satu persatu, mana mungkin melakukan perbuatan yang mengandung sara,” tegas Hendriko.

Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh Rakyat Indonesia. (Wilson Siahaan)
Sumber: pb Klise.

Happy
Happy
50 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
50 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *