Paripurna Istimewa Dalam Rangka Hut Muratara Ke-6 Tahun 2019 Berjalan Sukses

wantaranews.com – Muratara

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Kab Muratara), Sumatera Selatan, menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda memperingati hari jadi ke-6 Tahun.

Rapat paripurna istimewa tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Muratara Efriansyah yang didampingi Wakil Ketua Hendri dan A. Suhada di Muara Rupit, Muratara, Kamis 27 Juni 2019.Hadir pada kesempatan itu Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru beserta Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, Bupati Muratara Syarif Hidayat beserta Ketua Tim Penggerak PKK Muratara Lia Mustika Syarif, Forkopimda Provinsi Sumsel dan Kabupaten Muratara, para kepala daerah se-Sumsel dan kabupaten/kota tetangga, para anggota DPRD Provinsi Sumsel dan Kabupaten Muratara, para pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel dan Pemkab Muratara, serta tamu undangan lainnya.

Tema dalam rangka memperingati hari Kabupaten Muratara yang ke-6 tahun 2019 adalah “Dengan hari jadi ke-6 Musi Rawas Utara kita gelorakan semangat Beselang Serundingan menuju Musi Rawas Utara bangkit dan sejahtera”.

Ketua DPRD Muratara Efriansyah menuturkan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Muratara Nomor 8 Tahun 2016 tentang hari jadi Kabupaten Muratara, peringatan ini merupakan wujud ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Peringatan ini juga kata dia sebagai momentum apresiasi kepada pelaku sejarah dalam pembangunan dan sebagai intropeksi terhadap pembangunan di daerah itu yang merupakan daerah otonomi baru hasil pemekaran dari kabupaten induk Musi Rawas.

“Muratara terlahir dari kesejarahan wilayah, budaya, bahasa daerah, adat istiadat dan administrasi pemerintah daerah yang telah berjalan puluhan tahun di tengah masyarakat dan diakui serta tercatat dalam perjalanan sejarah Republik Indonesia,” katanya.

Selain itu, dirinya mengajak seluruh komponen masyarakat dan jajaran pemerintah di semua tingkat agar bersatu dalam menyukseskan segala program pembangunan Kabupaten Muratara.

“Sebagai kabupaten yang baru berusia enam tahun tentu terfokus untuk membangun dan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kami mengharapkan dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk memberikan bantuan dalam rangka peningkatan pembangunan agar Muratara dapat sejajar dengan kabupaten kota lainnya di Sumsel,” harapnya.

Ia berharap dengan momentum tersebut menjadi semangat dan motivasi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Muratara guna mewujudkan keberhasilan pembangunan secara menyeluruh seperti yang diharapkan bersama.

Bupati Muratara Syarif Hidayat  mengawali penyampaiyannya  peringatan hari jadi ke-6 itu merupakan tahun keempat bagi dirinya bersama Wakil Bupati Devi Suhartoni melaksanakan amanah memimpin daerah muratara.

“Sudah empat tahun kami melaksanakan amanah dari rakyat, sudah banyak prestasi pembangunan yang kami torehkan, walaupun kami juga menyadari masih banyak kekurangannya,” kata Syarif.

Bupati Syarif menuturkan, perekonomian di kabupaten yang dipimpinnya itu saat ini secara umum mengalami pertumbuhan sebesar 4,21 persen.

Namun kata dia, tantangan yang harus diatasi adalah mendorong pemerataan pembangunan dan pengembangan potensi lokal agar pertumbuhan pendapatan per kapita dinikmati oleh seluruh golongan masyarakat di seluruh kecamatan.

Sementara ketimpangan pendapatan penduduk Kabupaten Muratara sebesar 0,26 dan masuk dalam kategori rendah.

“Artinya ketimpangan pendapatan antar penduduk tidak terlalu jauh,” ujarnya.

Syarif menegaskan, di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Devi Suhartoni sudah banyak prestasi dan kemajuan yang telah dicapai, meskipun masih banyak pula kekurangan di sana sini.

Menurut dia, salah satu prestasi yang membanggakan adalah pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tentang laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama dua tahun berturut-turut, yakni tahun anggaran 2017 dan 2018.

“Masih banyak lagi penghargaan yang kami terima baik dari pemerintah provinsi maupun kementerian,” katanya.

Lebih lanjut Syarif menjabarkan dalam kerangka pembangunan yang inklusif, Pemkab setempat telah menjalankan berbagai macam kebijakan dengan pemerataan infrastruktur yang ada, serta terus berupaya untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat.

“Strateginya adalah dengan cara memperbanyak cetak sawah dan upaya optimalisasi lahan-lahan terlantar, dan itu cita-cita kami untuk menjadi salah satu lumbung pangan di Sumatera Selatan,” katanya.

Berbagai program pro rakyat pun diprioritaskan untuk membantu masyarakat miskin, dan dibuktikan dengan penurunan angka kemiskinan di kabupaten itu dalam dua tahun terakhir dengan jumlah 0,88 persen.

“Penurunan itu merupakan peringkat kelima di Sumsel, ini bukti keseriusan kami untuk mengentaskan kemiskinan, dan ini sejalan dengan prioritas Provinsi Sumsel yang menargetkan angka kemiskinan di Sumsel menjadi satu digit,” terangnya.

Disamping itu, Pemkab Muratara juga fokus untuk meningkatkan lndek Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini sudah mencapai 63,18 point, mengalami kenaikan sebesar 0,86 point dalam dua tahun terakhir.

“Target kami di tahun 2020 pertumbuhan ekonomi meningkat 4,5 sampai 5 persen, IPM meningkat menjadi 65 point, angka kemiskinan menurun menjadi 17,49 persen dan Rasio Gini menurun menjadi 0,258,” tambah Syarif.

Pada 2018 sudah direalisasikan pembangunan daerah, seperti di bidang pendidikan telah dibangun 22 ruang kelas baru dan rehabilitasi 58 ruang kelas, termasuk alokasi anggaran program sekolah gratis dan pengiriman sebanyak 360 Santri Tahfidz Qur’an ke beberapa pesantren di Jawa dan Sumatera Barat.

Kemudian, di bidang kesehatan telah dibangun 6 gedung Puskesmas rawat inap sesuai standar Kementerian Kesehatan beserta peralatannya, serta untuk menunjang pelayanan kesehatan telah dilengkapi setiap Puskesmas dengan masing-masing 2 unit mobil ambulan dan pusling serta 42 kendaraan roda dua untuk dipergunakan operasional pelayanan kesehatan.

“Pada 2019 ini akan dibangun gedung baru rumah sakit Rupit dan dua Puskesmas rawat inap yaitu Puskesmas Rupit dan Puskesmas Karang Dapo,” katanya.

Selanjutnya, di bidang infrastruktur jalan dan jembatan di tahun 2018 telah dibangun jalan poros berupa aspal dan rigit beton sepanjang 24,5 kilometer dan membangun 3 unit jembatan, termasuk menyelesaikan jembatan di Desa Biaro, Kecamatan Karang Dapo, Muratara.

“Sedangkan di tahun 2019 ini akan dibangun 13 jembatan permanen di Kecamatan Rawas Ulu, Ulu Rawas dan Rawas llir,” ungkapnya.

Guna membantu masyarakat kurang mampu, Pemkab Muratara juga telah merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 116 unit pada tahun 2018 dan menyediakan anggaran untuk integrasi Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Pada tahun 2019 ini kami menyediakan anggaran untuk biaya rujukan pasien kurang mampu untuk membiayai ambulan dan petugasnya,” tambah dia.

Syarif menambahkan, di bidang penyediaan dan peningkatan sarana air bersih melalui SPAM berbasis perkotaan sudah tersebar di seluruh kecamatan, sumur bor dan MCK sebanyak 47 unit, dainase di 72 lokasi dan pembangunan jalan pemukiman di 64 lokasi yang tersebar dalam wilayah kabupaten tersebut.

Pemkab Muratara juga sudah mengalokasikan dana kesehatan untuk masyarakat berobat gratis melalui peserta BPJS sebanyak 13.853 jiwa.

Kemudian, di bidang sosial dan Hak Asasi Manusia (HAM) telah dibangun fasilitas gedung, pendidikan, asrama dan kebutuhan hidup untuk pengembangan anak-anak Suku Anak Dalam (SAD).

“Khusus program kami untuk anak-anak SAD ini kami ingin memanusiakan manusia secara manusiawi,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Syarif menyampaikan perkembangan APBD Kabupaten Muratara pada tahun 2015 sebesar Rp744 miliar, dan sampai tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 42 persen menjadi Rp1 triliun lebih.

Adapun proporsi belanja langsung sebesar 63,04 persen dan belanja tidak langsung 36,96 persen, dengan jumlah belanja langsung Rp667 miliar dan belanja tidak langsung sebesar Rp391 miliar.

“Sudah sepatutnya, atas nama Pemkab Muratara kami mengucapkan terima kasih sebesar-besanya kepada masyarakat Muratara yang telah banyak mendukung dan bersama-sama bergandengan tangan dalam pembangunan,” katanya.

Bupati Syarif juga memberikan apresiasi kepada seluruh perusahaan investor yang telah berkontribusi dalam membangun Kabupaten Muratara melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility(CSR).

Selain itu lanjut Syarif, untuk percepatan pembangunan, Pemkab Muratara telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan berbagai pihak dalam bidang pendidikan dan pelatihan, kesehatan, pertanian, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Semua pembangunan yang kami laksanakan ini merupakan kepercayaan dan amanah masyarakat kepada kami sebagai fasilitator pembangunan.

Oleh karena itu diperlukan komitmen bersama bahwa keberhasilan penyelenggaraan pembangunan tidak lain adalah bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang makmur, aman, cerdas dan bermartabat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan pemerintah provinsi tahun ini memberikan bantuan untuk pembangunan stadion Kabupaten Muratara dengan dana sebesar Rp9,5 miliar.

Kemudian juga peningkatan jalan provinsi dari Desa Bukit Ulu Kecamatan Karang Jaya sampai Desa Maur Kecamatan Rupit dengan dana sebesar Rp15,3.

“Kami juga bantu dana sebesar Rp11,5 miliar untuk peningkatan beberapa jalan di Kabupaten Muratara,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Sumsel juga menganggarkan dana senilai Rp2 miliar lebih untuk 82 desa di Muratara dengan rincian masing-masing desa sebesar Rp25 juta untuk mendukung pembangunan desa.

Pihaknya juga mendapat permintaan dari Pemkab Muratara terkait peningkatan status jalan Muara Rupit – Karang Dapo sampai perbatasan Musi Rawas (Lakitan) dan Simpang Nibung – Tebing Tinggi – Bingin Teluk sampai perbatasan Musi Banyuasin agar ditingkatkan statusnya menjadi jalan provinsi.

“Semuanya akan kami pertimbangkan dahulu, apalagi kedua ruas jalan itu katanya sangat strategis menghubungkan baik antara Kabupaten Muratara dengan Kabupaten Musi Rawas, maupun Kabupaten Muratara dengan Kabupaten Musi Banyuasin,” katanya. (Adv/n.napitupulu/budi darsono)

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Facebook comments:

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*