Rapat Paripurna DPRD Karawang

wantaranews.com – Karawang

Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana hadir dalam rapat paripurna DPRD Karawang tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan, pembentukan pansus-pansus Raperda tentang eliminasi penularan HIV / AIDS dan Raperda tentang organisasi kemasyarakatan.

Pada pertemuan Paripurna tersebut, juga dihadiri oleh Muspida Karawang dan Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari. Dalam kesempatan itu pula, Bupati menyampaikan laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 pada nota pengantar Rapat Paripurna DPRD Karawang, yang diselenggarakan di Gedung Parlemen DPRD Karawang, Rabu (19/5/2019).

Bupati Dikatakan, Pemkab Karawang menyatakan jika kas daerah hingga akhir tahun anggaran 2018 terisi Rp4.188 triliun atau 94,75 persen dari target yang dipatok Rp4.420 triliun. Kas daerah sebanyak itu, diumumkan Bupati Cellica, bersumber dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang mampu digali Rp 1.169 triliun.

“Sementara target PAD pada APBD Perubahan 2018 disetujui di posisi angka Rp 1,348 triliun. Di sini tersedia selisih yang tak terpenuhi target sekitar Rp 179,207 miliar,” katanya.

Sumber lain yang masuk kas daerah adalah transfer uang, baik dana perimbangan dari pusat (APBN) maupun dari APBD Provinsi Jawa Barat. Target yang dipatok Rp 2.829 triliun. Bupati Cellica menyebut, terealisasi Rp2.777 triliun atau 98,16 persen.

“Serta dari lain-lain pendapatan yang sah berhasil diperoleh Rp 241,393 miliar atau 99,62 persen dari target Rp 242,313 miliar,” jelasnya.

Sedangkan target belanja pada APBD Perubahan 2018, lanjutnya, terealisasi Rp 4.315 triliun atau 91,50 persen dari yang telah dianggarkan.

Ia menambahkan, antara total komponen belanja, yaitu belanja modal seperti belanja tanah, peralatan dan mesin, bangunan dan gedung, jalan, perkebunan dan jaringan, serta belanja aset tetap lainnya, terealisasi Rp690,603 miliar atau 81,27 persen dari yang dianggarkan Rp858.331 miliar.

Berbeda dengan belanja operasi yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang, hibah, bantuan sosial, serta belanja bantuan keuangan yang dianggarkan Rp3.741 triliun, terealisasi Rp3.557 triliun atau 95,09 persen. (ES*/HMS)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Facebook comments:

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*