Sidang Istimewa DPRD Kota Pagaralam Dalam Rangka Hari Jadi Kota ke 18

wantaranews.com – Pagaralam

Ketua DPRD kota Pagaralam, Ruslan Abdul Gani SE, didampingi oleh wakil ketua Dedi Stansyah, SH, dan Darmawi membuka sidang istimewa dalam rangka Hari Jadi Kota Pagaralam  ke – 18, (21/06-19). Acara tersebut juga di hadiri oleh Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni, SH, bersama wakil Fadli, SE, Guburnur Sumsel H. Herman Deru, SH., MM., beserta rombongan, Kapolres Pagaralam AKBP Trisaksono, P Aji, Plh Kajari Pagaralam Heru Anggoro, SH, MH., Dandim Kab Lahat, unsur OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Kepala Badan, Kepala Dinas, anggota DPRD Kota Pagaralam, camat, lurah, wakil bupati Lahat Hariyanto, SE, MM., MBA, anggota KPU, Tokoh masarakat bapak Demiati Rais, Bawaslu, masarakat, PKK, GOW, sekwan Rano Fahlesi, Bapeda, Kepala BNNK, Sekdako H. Drs. Safrudin, MSi, stap ahli, OKP, Partai Politik, tokoh agama, wakil dari Bengkulu Kota, mantan walikota Pagaralam ibu Hj. dr Ida Fitriati MKes, utusan kabupaten yang ada di Provinsi Sumsel dan Propinsi Bengkulu, Pol PP, Walikota Palembang Harno Joyo, mantan ketua DPRD Suarindi, mantan Bupati Lahat Aswari Rifai, SE, serta para undangan lainya.Sidang istimewa tersebut di laksanakan digedung DPRD Kota Pagaralam, Komplek Perkantoran Gunung Gare.

Dalam pembukaan sidang, ketua DPRD menyampaikan ucapan terimakasih kepada para undangan yang hadir, tokoh tokoh masarakat, angota DPRD propinsi, veteran. Acara di lanjukan dengan pembacaan sejarah singkat tentang bedirinya Kota Pagaralam oleh asisten.Dalam sambutannya, walikota Pagaralam juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para undangan yang datang dari daerah kabupaten tetangga dan propinsi tetangga, tokoh masarakat, Forkopinda.

“Selamat datang di bumi besemah, kota yang maju sesuai konsep mampu berkopetensi dengan daerah yang lain demi kesejaterangan masarakat di segala bidang. Selain bidang pertanian kopi yang menjadi unggulan, untuk menunjang pariwisa kedepan akan di lakukan pebangunan kereta gantung,” Kata walikota.

Sementara itu, Guburnur Sumsel dalam sambutannya mengatakan, “wilayah cultur kota yang pegunungan, pembangunan butuh waktu dan promosi, alam sejuk terjaga, sumatera selatan beda bahasa namun bersatu. Masukkan promosi ke media untuk menunjang pariwisata dan masarakat Kota Pagaralam tesejaterah di Sumsel, roda pemerintah berjalan dengan baik, dengan kekompakan dan berkesinambungan. (adv/surya)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Facebook comments:

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*