Pengabdian Jusuf Kalla dan DR. H. Munawar Fuad

wantaranews.com – Bekasi
Sosok seorang DR. H.Munawar Fuad Noeh adalah Putera Asli Daerah Pasundan Jawa Barat, yang lahir di Cibarusah Bekasi, karena mengingat perubahan dan dirinya adalah seorang social entrepreneur leader dengan Visi besar, Misi mulia dan cinta luhur untuk pemulihaan antar sesama manusia.

Munawar Fuad Noeh adalah Pendiri / Pembina GSA Foundation, Pimpinan Yayasan Pesantren Ashshulaha Cibarusah dan juga sebagai Penulis buku “Indonesia : Awakening The Giant”, ” Kyai di Republik Maling”, serta 27 buku terpublikasi lainnya Munawar Fuad Noeh juga DOSEN di President University Konsultan Corporate Social Responsibility & Good Corporate Governance serta Direktur Program Dewan Masjid Indonesia Pusat.

Munawar Fuad Noeh pernah bertugas diplomasi publik di Manca Negara dan menjadi Tim Ahli Menteri Pertambangan dan Energi, Staf Khusus Menteri Kominfo RI, Asisten Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, dan Sekretaris PP DMI Pusat, Pengurus PB Nahdlatul Ulama, MUI Pusat, ICMI Pusat, terpilih sebagai Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, Vice President Pemuda se Asia
Koord Persaudaraan Anak Bangsa Pimpinan Pemuda Lintas Agama, Ketua Umum Senat Mahasiswa FS IAIN Jakarta, Ketua Presidium Mahasiswa Pascasarjana IAIN Jakt, buku terbarunya “Kyai di Panggung Pemilu : Dari Kyai Khos sampai Kyai High Cost”, DR. Munawar Fuad Noeh, MA.

Jusuf Kalla tak pernah henti mengabdi Itulah ungkapan awal saat saya mulai menulis artikel sebuah catatan kecil saat JK menapaki usianya ke 77 tahun, semacam menorehkan memori jejak pengabdian Jusuf Kalla menjelang akhir masa baktinya sebagai Wakil Presiden RI di akhir tahun 2019 dengan husnulkhotimah.

Sepanjang usianya Jusuf Kalla, Jusuf Kalla tidak pernah lepas dari pengabdian di berbagai bidang yang lengkap Mengabdi, Memberi, Peduli, Menginpsirasi dan menyemai manfaat serta menghadirkan legacy, karena banyak pengabdian berbagi spirit dan motivasi serta melahirkan karya untuk kemajuan dan kemaslahatan yang terus mengalir dan terwariskan dari satu generasi ke generasi lain.

JK nama lengkapnya adalah Haji Muhammad Jusuf Kalla, yang pernah terpilih kembali sebagai Wakil Presiden RI pada Pemilu 2014 mendampingi Presiden RI Joko Widodo.

Jusuf Kalla semasa pengabdian sebagai Wakil Presiden RI semasa Presiden SBY
( 2004-2009 ) kembali diraihnya, saat terpilih sebagai Wakil Presiden RI dalam Pemilu 2014, Jusuf Kalla sedang mendapat kepercayaan sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia ( PMI ) dan juga menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia ( PPDMI ) bahkan hingga di penghujung masa baktinya sebagai Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla tetap dengan riang dan ceria serta penuh ketulusan tetap bersedia mengemban Amanah sebagai pelayan kemanusiaan dan pecinta rumah Allah.

Terkait dengan Dewan Masjid Indonesia ( DMI ), Indonesia menjadi Negara dengan jumlah populasi umat Islam terbesar di dunia dan juga mempunyai jumlah masjid yang terbanyak kurang lebih dari 800.000 masjid yang terus menerus bertambah setiap bulannya.

Dewan Masjid Indonesia, berdiri pada 1972, ini adalah merupakan organisasi kemasyarakatan yang berkiprah dalam Negara Kesatuan RI sesuai dengan Amanat dalam UU No.17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan, namun di masa Ketua Umum
Jusuf Kalla sejak terpilih kembali pada Muktamar ke – 6 Dewan Masjid Indonesia, (DMI), Jusuf Kalla membenahi status dan legalitas kelembagaan Dewan Masjid Indonesia, termasuk program dan kelengkapan Organisasinya.

Dimasa Jusuf Kalla, segala pembenahan organisasi Dewan Masjid Indonesia, perangkat struktur maupun infrastruktur dilakukan secara lebih profesional, saat ini Dewan Masjid Indonesia, telah membenahi status badan Hukum berdasarkan Kementerian Hukum dan HAM RI telah menerbitkan Surat Legalisasi dengan Nomor : AHU-137.AH.01.08 Tahun 2015. Selain itu terdaftar dalam Kementerian Dalam Negeri RI Nomor : 01-00-/022/D.III.4/IV/2013. Sebagai Badan Hukum, Dewan Masjid Indonesia dinyatakan dalam Akta Notaris : 43 Notari Nevie Alifah Assegaf, 16 Desember 2015.*

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Facebook comments:

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*