“Dalil” APBD Tidak Cukup SMA N 5 Kota Bekasi Pungut SAT Rp.2,5 juta dan SPP

Kota Bekasi-wantaranews.com

Kepala Bagian Tata Usaha Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 5 Kota Bekasi, Samad Suryadi menjawab konfirmasi WANTARA di kantornya, baru lalu, membenarkan ada pungutan sumbangan awal tahun (SAT) kepada para peserta didik (murid) masing masing sebesar Rp.2,5 juta. Alasan pemberlakuan pungutan kata Samad Suryadi karena anggaran dari Pemerintah melalui APBD tidak cukup.

Samad Suryadi dalam kesempatan itu juga menjelaskan bahwa di SMA N 5 para peserta didik dikenakan iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dengan rincian untuk kelas I sebesar Rp.350.000 per bulan, kelas 2 dan 3 Rp.250.000 per bulan. Penetapan besaran iuran bulanan SPP tersebut kata Samad sesuai keputusan yang telah disepakati secara bersama sama antara orangtua peserta didik dengan pihak sekolah.

Namun ketika WANTARA mempertanyakan besaran jumlah uang yang berhasil dihimpun pihak sekolah bersumber SAT pada tahun 2018, Samad tidak dapat menjawabnya kemudian mengatakan, “nanti akan kita lihat dahulu rinciannya”.

Demikian halnya dengan besaran anggaran belanja di SMA N 5 Kota Bekasi untuk tahun 2018  yang didapatkan dari APBD dan yang telah dijalankan (gunakan), Samad Suryadi selaku Kepala Bagian Tata Usaha yang saat itu mengaku  ditugaskan oleh Kepala SMA N 5  menerima kedatangan salah satu pimpinan LSM bersama wartawan WANTARA tidak dapat  menjawab konfirmasi yang diajukan.  (RAM).   

Leave a Comment