Oknum LSM KOBARKAN Diduga Lakukan Pemerasan

Tangerang-wantaranews.com

Berawal dari konfirmasi yang di lakukan oleh tim invesigasi LSM KOBARKAN yang beralamat di Tanggerang Selatan, melalui pimpinnya Ibnu yang telah  menuding Kontraktor menyewa alat berat merk Kobelco yang di gunakanya dari instansi pemerintah  (Kemen PU-red). Ironisnya, tudingan bahwa alat berat tersebut  milik Pemerintah dilakukan Ibnu hanya berdasarkan stiker logo yang menempel di alat berat yang digunakan pihak pelaksana proyek.

Ketika dikonfirmasi, Humas Kontraktor OLM melalui AM. A. Zaenal Abidin. Sip, Menepis tudingan bahwa alat berat tersebut merupakan milik pemerintah, bahkan Zaenal sapaan akrap Humas Pt. OLM menantang untuk pembuktian dokumen kepemilikan alat yang di tudingkannya.

Tak habuis akal. Petinggi LSM tersebut diduga kuat mempergunakan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeresan melalui pimpinan proyek. Entah jurus apa yang sibuat Ibnu, sehingga dirinya berhasil mendapatkan keuntungan dari permasalan logo yang menempel di alat berat tersebut. Ibu lalu melancarkan ancaman melalui Cat WA kepada PM Sularto. ST, selaku pimpinan proyek dan berhasil mendapatkan keuntungan. Haltersebut diketahui berdasarkan keteranganyang diberikan oleh Sularto. Menurut Sularto, dirinya sudah dua kali transfer uang dengan jumlah Rp.500.000,- dan Rp. 250.000,-

Merasa strategi ancamannya berhasil, serta guna mendapatkan keuntungan lebih besar lagi, Ibnu meningkatkan permintaan uang yang lebih besar lagi dengan mengancam akan melaporkan permasalahan tersebut ke Polda Metro Jaya bila permintaanya tidak di turuti, bahkan Ibnu sempat melecehkan Humas Pt. OLM, Zaenal Abidin dengan kata-kata  yang rendah serta melontarkan statman di WA bahwa Zaenal adalah Seorang wartawan Bodrek,

“sungguh di sayangkan tindakan seorang Aktivis LSM yang katanya anti Rasua ini malah melakukan tindakan yang melawan hokum,”  ujar Zaenal,

Saat di temui oleh awak media WANTARA Sularto. ST di kantornya, pihaknya berencana akan melaporkan LSM serta Ibnu sebagai Pimpinanya ke Polisi, “ini sudah pencemaran nama baik serta pemerasan,”  tuturnya.

Hal tersebut di amini oleh Zaenal sebagai Humas di perusahaan tersebut, bahkan Zaenal berencana akan melakukan Demo ke kantor LSM tersebut bersama  para awak media yang tergabung di media Wantara Group guna mengklarifikasi ucapanya Ibnu yang mengatakan dirinya adalah Wartawan Bodrek, ujarnya. (zainal /nedi/yopan/ agus)

Leave a Comment