KPK Segera Tangkap Pejabat dan Anggota DPRD Yang diduga Terlibat Suap Meikarta

Jakartawantaranews.com

Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) telah melakukan gelar aksi demo damai di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait tuntaskan Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Rabu (9/1/).

Dalam aksi demo di depan Kantor KPK, Suganda selaku Koordinator Aksi mengatakan, KPK agar dapat menuntaskan Kasus Mega Proyek Meikarta yang belum terselesai, karena dapat diduga masih ada Pejabat dan Anggta Dewan Kabupaten Bekasi yang harus di tangkap KPK agar Kasus Mega Proyek Meikarta dapat terungkap tuntas dari Pejabat Anggota Dewan sampai Kepala Desa,” ujar Suganda.

Suganda mejelaskan, sejak pasca Bupati Bekasi dr.Hj Nenengv Hasanah Yasin sebagai tersangka dan tiga orang Kepala Dinas sudah ditangkap oleh KPK, masih ada yang harus di tangakap oleh KPK yaitu diduga adalah Mantan Kepala BPLH berinisial D dan juga Kabid Bappeda yang berinisial T serta para Anggota Dewan Kabupaten Bekasi yang masih bebas menghirup udara segar,” ungkap Suganda.

Masi kata Suganda, sebagai Mantan Kepala BPLH dan Bappeda serta Anggota Legislatif harus mempunyai peran sangat penting untuk Pembangunan Mega Proyek Meikarta, bahwa “Anggota Pansus DPRD dan Bappeda lah yang dapat merubah rencana Tata Ruang wilayah, sehingga bisa berdirinya Meikarta, karena perubahan rencana tata ruang oleh Anggota Pansus DPRD dan Bappeda diduga pasti ada iming-iming keuntungan dari Meikarta,” paparnya Suganda.

Suganda menegaskan selaku Koordinator Aksi Damai di Kantor KPK, bahwa Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia ( LAMI ) meminta agar KPK dapat segera menangkap Pejabat dan Anggota Dewan serta Kepala Desa yang di duga terlibat Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, agar KPK dapat menetapkan tersangka baru terkait perubahan rencana tata ruang sehingga Meikarta bisa berdiri, dari Aksi Demo damai kali ini LAMI meminta agar KPK dapat menetapkan tersangka baru Pejabat dan Anggota DPRD serta Kepala Desa,”tegasnya.*
( Red / Julham )

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*