Reuni 212, 700 Laskar FPI Depok Bakal Bertolak ke Monas

wantaranews.com – Depok

Hal itu diungkapkan pengurus DPP FPI, Habib Idrus Al Gadri. Dia mengungkapkan, FPI Depok akan bergabung dengan massa lainnya yang bertolak ke Jakarta.
“Kalau dari kami (FPI Depok) all out, semua berangkat ada sekitar 700-an laskar. Itu belum termasuk dengan kelompok yang lain ya. Apalagi ini kan kami sudah umumkan di masjid Kampung Lio,” kata Idrus kepada wartawan.

Ratusan laskar FPI Depok itu, lanjut mantan Ketua FPI Depok itu, nantinya akan diberangkatkan menggunakan 11 mobil, dua truk dan puluhan motor. “Rencananya kami konvoi, titik kumpul di GDC. Selain naik mobil atau motor ada juga yang berangkat pakai kereta,” katanya.

Lebih lanjut, Idrus mengatakan, aksi ini terbuka untuk umum. Bahkan mereka yang nonmuslim pun diperbolehkan ikut bergabung. “Yang non muslim kalau mau ikut sangat boleh, kalau perlu kita akomodir biar jalan bareng. Ini kan aksi damai. Saya tegaskan, ini tidak ada kaitannya dengan hal-hal lain, ini untuk silaturahmi menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Idrius pun mengimbau kepada para peserta tetap menjaga situasi agar tetap kondusif. “Hati-hati terhadap provokator. Tapi ingat, kalau kita dihadang ya kita lawan,” ujarnya.
Sebelumnya, TNI AD yang berada di bawah naungan Komando Distrik Militer (Kodim) 0508 akan menurunkan 150 personel untuk mengawal para peserta aksi dari Depok. Pasukan ini bakal disebar di sejumlah titik yang dianggap rawan.

Komandan Distrik Militer 0508/Depok, Letkol Inf Iskandar Manto pun menegaskan, ratusan personelnya yang melakukan pengamanan tersebut tidak akan dilengkapi dengan senjata.
“Tidak perlu dipersenjatai karena yang dihadapi bukan musuh ini kan masyarakat. Semua kami lakukan secara persuasif,” ujarnya kepada wartawan.

Pria yang akrab disapa Iskandar ini juga mengingatkan jajarannya agar senantiasa menjaga keamanan para peserta aksi. “Ibu kandung TNI itu adalah rakyat. Saya mengimbau masyarakat yang melakukan aksi, tetap jaga keamanan jangan anarkis. Sampaikanlah aspirasi sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya.

Selain menyiagakan pasukannya di beberapa titik, seperti stasiun dan terminal, Iskandar juga mengaku sebagian anggotanya akan diperbantukan ke Kodam Jaya. “Untuk pengamanan kurang lebih 150 orang. Untuk penempatan kami siapkan di titik yang dianggap rawan dan tidak dipersenjatai karena yang dihadapi bukan musuh, ini kan masyarakat,” katanya.
Diketahui, aksi damai tersebut direncanakan berlangsung di Monas, Jakarta, Minggu, 2 Desember 2018 mendatang. Aksi ini disebut sebagai reuni 212. (Fredi Andi).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*